I write about values, jalan-jalan, anak-anak, fun learning and so on.

Tampilkan postingan dengan label Resep Praktis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Resep Praktis. Tampilkan semua postingan

Senin, 26 Desember 2016

Pindang Bandeng (Presto) Serani

Hari ini bingung mau masak apa, akhirnya aku keluarin stock ikan yang aku beli di Ancol Sabtu lalu. Aku beli langsung dari nelayan di kapal-kapal yang berhenti di dermaga pantai. Ikan-ikan segar di sana selalu bikin aku kalap untuk belanja. Biarpun harganya ga beda jauh dengan harga di pasar, tapi ikan di Ancol ini langsung dijual oleh nelayan yang baru pulang melaut.

Bandeng... ikan yang uenak tapi durinya sangat mengganggu.
Bandeng... oh bandeng... seandainya kau ikan yang tak berduri...
Favorit di rumahku adalah bandeng yang dimasak pindang serani. Tapi supaya ga repot pilihin duri-duri ikan ini, biasanya aku bikin empuk dulu tulang belulang si bandeng dengan cara dipresto.

Yuk langsung aja kita eksekusi si bandeng.

Bahan:

2 ekor bandeng
2 asam jawa seukuran jempol tangan
15 bawang merah
5 cabe keriting
10 cabe rawit merah
2 bh kunyit
1 iris lengkuas
6 tomat ijo belah empat
4 belimbing wuluh (kalau ada)
2 batang sereh
3 lembar daun salam
Garam secukupnya
Gula merah lumayan banyak sampe kuahnya coklat

Cara masak :

Pertama, bakar bawang merah sekulit-kulitnya, cabe keriting segagangnya, kunyit dengan kulitnya dan asam jawa. Biasa aku bakar dengan cara ditaro di atas kuali tanpa minyak, dibolak balik sampe agak gosong.

Setelah dipanggang, kupas kulit bawang merah, biarkan bulat-bulat. Kupas kulit kunyit lalu iris tipis. Lalu sisihkan bawang merah, cabe keriting dan asam yang sudah dibakar.

Masukkan potongan ikan bandeng, kunyit, daun salam, lengkuas, sereh dan garam ke dalam panci presto dan masak selama dua jam.

Setelah selesai presto, nyalakan lagi kompor dan masukkan bawang merah, asam dan cabe keriting yang sudah dibakar dan jangan lupa masukkan gula merah yang sudah dicairkan terlebih dahulu.
Cicipi sampe rasa asam, manis dan asin pas di lidah.
Terakhir, kalau rasa sudah oke, masukkan tomat hijau, belimbing wuluh dan rawit merah. Oyah, rawitnya biarin aja bulet-bulet berenang di kuah. Rawit ini bisa digerus khusus untuk para penggemar pedas... hmmm.... sedaaap.

Sebenernya pindang bandeng ini lebih enak kalau ga langsung dimakan setelah matang. Biarkan dulu bumbunya meresap beberapa jam, maka rasanya akan lebih merasuk di lidah.

Jangan lupa, pindang bandeng ini enak banget kalo makannya ditemenin ama emping. Jadi rasanya asem, asin, manis plus kriuk-kriuk emping.

Yuuuk silaken dicoba....

Oyah, buat yang pengen makan pindang bandeng ini tapi males masaknya, bisa juga beli di Lumba-Lumba yang di Kota Tua Jakarta. Aku sudah pernah coba pindang serani di sana, enak mirip aslinya.



Read More

Senin, 25 Januari 2016

Salad Buah Sehat


Ini adalah salad yang sangat segar kesukaan kami sekeluarga. Selain sehat, cara membuatnya juga sangat mudah.

Bahan :
2 buah apel
1 buah mangga
1 buah kiwi, iris tipis
15 buah anggur, belah dua
1 buah naga
1/2 buah melon atau cantelope
Daging kelapa muda
Nata de coco
(Semua bahan di atas opsional, tergantung selera dan musim. Yang penting, pilih buah yang tidak berair.)

Dressing :
Yoghurt kental (biasa aku pake Cimory Strawberry Yoghurt)
Keju cheddar

Cara membuat :
Cuci semua buah-buahan, kemudian iris kotak apel, mangga, buah naga dan melon.
Campurkan semua potongan buah, daging kelapa muda dan nata de coco, letakkan di pinggan yang lebar.
Siramkan yoghurt di atasnya sampai semua buah tertutup. Parut keju di atas yoghurt sampai seluruh permukaannya tertutup parutan keju.
Simpan di kulkas jika tidak langsung dimakan.

Hmmm, segarrr....
Read More

Selasa, 10 November 2015

Orak Arik Ikan Peda

Orak Arik Ikan Peda
Kenapa terlintas di pikiranku untuk menuliskan resep ini? Karena sangat gampang dibuat, tahan disimpan beberapa hari dan bikin pengen nambah nasi mulu.
Beberapa waktu lalu, aku pernah ke salah satu rumah makan sunda di Bogor ada masakan yang sama, dimakan dengan nasi merah, enak banget.




Bahan :

2 ekor ikan peda
3 butir telur
2 buah cabe merah
1 papan pete diiris bagi 2 (optional)
2 siung bawang putih
5 siung bawang merah
2 buah temu kunci diparut

Cara membuat : 

1. Celupkan ikan peda ke dalam 1 butir telur, kemudian goreng. Setelah matang, suwir-suwir daging ikan peda dan pisahkan dari kepala dan durinya. Sisihkan.

2. Tumis bawang merah, bawang putih, cabe dan temu kunci sampai wangi, lalu masukan suwiran daging ikan peda dan pete. Aduk-aduk sampai wangi.

3. Masukkan telur bekas celupan ikan peda dan dua telur lainnya. Diamkan sebentar, lalu aduk-aduk telur supaya terpisah jadi bagian-bagian kecil. Terus diaduk sampai kering.

4. Angkat, sajikan dengan nasi hangat.

Cocok sekali untuk dimakan bersama sayur bening maupun sayur lodeh, atau untuk dimakan bersama nasi putih sebagai bekal. Nyam...


Read More

Minggu, 25 Januari 2015

Ayam Putih




Ayam putih atau ayam jahe
Ayam putih atau biasa juga disebut ayam jahe adalah jenis masakan rumahan kesukaan kami sekeluarga. Khususnya saat anak-anak sedang kurang fit, mereka suka sekali makan kuah ayam yang hangat ini. 

Dan aku juga sangat senang memasaknya karena super gampang dan ga repot. Ya, bukankah biasanya saat anak sakit, kita jadi lebih repot. Dengan masak ayam putih ini, waktuku ga harus banyak tersita di dapur dan jadi bisa lebih banyak menemani anak. Bawang merah dan putih cukup dibelah dua, benar-benar mempersingkat waktu memasak  hahaha...

Masakan ini sebenernya adalah masakan turun temurun yang dihidangkan oleh mami dan omaku sejak aku masih kecil dulu. Kuahnya yang segar, bening dan hangat karena menggunakan jahe iris membuat nyaman tubuhku saat aku menyeruputnya dari sendok.
Hmmm... aroma masakan china kuno terbayang di hadapanku...


Bahan ayam putih, sangat sederhana

Bahan-bahan yang digunakan sangatlah sederhana :

1 ekor ayam (dipotong kecil, kira-kira jadi 12 bagian)
4 ruas jahe (kupas dan iris tipis)
10 butir bawang merah (belah 2)
5 butir bawang putih (belah 2)
garam
Air secukupnya


Cara memasak :

Siapkan air di dalam panci, masukkan bawang merah, bawang putih dan jahe. Didihkan.
Lalu masukkan ayam dan garam, besarkan api sampai mendidih.
Begitu kuah mendidih, tutup pancinya dan kemudian kecilkan apinya.
Tunggu sampai empuk, cicipi apakah sudah pas rasa asinnya.
Hidangkan.


Mudah dan simple sekali kan...

Selamat mencoba.
Read More
Diberdayakan oleh Blogger.

© Elzoria Story, AllRightsReserved.

Blogger theme by Safetricks.com Designed by ScreenWritersArena